Tuesday, 1 May 2012

Perbandingan Antara Hootsuite Dengan Social Oomph




Hootsuite dan Social Oomph adalah situs di internet yang menyediakan layanan tweet berjadwal. Berbasis twitter, kedua situs ini memberikan pelayanan kepada para pengguna akun twitter untuk dengan mudah menjadwalkan tweet-tweet yang mereka ingin publish dengan waktu-waktu yang sudah ditentukan. Keuntungan umum dari kedua situs ini sama. Para pengguna akun twitter tidak perlu repot-repot mengatur pengingat kapan dia harus memposting tweet tertentu, karena dengan bantuan kedua pelayanan situs ini, mereka hanya tinggal membuat template atau semacam final draft tweet yang akan diposting dan mengatur waktu tertentu kapan tweet itu harus diposting. Kebanyakan dari pengguna kedua situs ini adalah para pemilik akun twitter yang menginginkan twitternya update berperiodik dan menginginkan twitternya ‘hidup’ di timeline para pengguna akun atau followers twitter lainnya.
Terlepas dari bahasan konten yang bisa diupdate di kedua situs tersebut, disini bahasan yang akan dijelaskan adalah mengenai perbandingan antara hootsuite dan social oomph. Untuk memudahkan proses perbanding kedua situs tersebut, bahasan ini dikelompokkan ke dalam tiga bagian aspek; tampilan, fitur, dan pelayanan.

 Tampilan

Dari segi tampilan, Hootsuite lebih unggul daripada Social Oomph. Hal ini dikarenakan desain dan kemudahan pengguna dalam menjalankan program mereka. Hootsuite didesain layaknya software yang biasa diinstal di komputer-komputer pada umumnya. Penggunaanya serba praktis dengan tampilan fit-to-screen. Pengguna Hootsuite hanya perlu mengklik tab di akun kedua pada saat akan membuka lembaran baru halaman tersebut. Sedangkan layaknya website pada umumnya, desain Social Oomph sangat hambar. Pengguna seperti diajak masuk ke sebuah website dan mengisi kolom-kolom kosong yang ada pada website tersebut. Dengan warna dasar putih dan tombol berwarna biru, tampilan Social Oomph sangat membosankan. Berbeda sekali dengan Hootsuite, selain warnanya redup dan friendly-looking, situs ini bahkan memunculkan burung hantu sebagai mascot dan juga ‘teman’ beronline. Burung hantu ini akan memberikan box pop-up yang memberitahukan bahwa ia sedang tertidur jika pengguna membiarkan situs Hootsuite itu terbuka terlalu lama dan tidak melakukan apa-apa.

2.      Fitur

Fitur-fitur yang ditawarkan di kedua akun tersebut hampir sama, yaitu memenej satu akun twitter atau lebih untuk diatur waktu pemostingan tweet tersebut. Dalam segi pelayanan yang ditawarkan dari tiap masing-masing situs, Social Oomph yang paling mengungguli hal ini. Terlepas dari pelayanan berbayar dan tidak berbayar, Social Oomph menyediakan pelayanan DM otomatis, reply otomatis, bahkan follow dan unfollow otomatis. Selain itu, Social Oomph menyediakan fitur untuk memonitor dan juga mengetahui perkembangan akun social media pengguna melalui data statistic yang di rekam oleh Social Oomph.

Untuk memenej jejaring social media, kedua situs ini hampir sama yaitu bisa menangani blog, blogfeed, statusNet, facebook, Ping.fm. Namun Hootsuite menyediakan lebih banyak pilihan jejaring social media, meliputi Foursquare, Fanpage, LinkedIn, MySpace, Mixi.

Dari keseluruhan review fitur di kedua akun tersebut, bisa disimpulkan bahwa Hootsuite dikelola layaknya situs twitter pada umunya, dan bisa mengikuti timeline secara real-time, tetapi Social Oomph hanya memprogram dan mengatur dan bekerja lebih seperti di belakang layar.

3.      Pelayanan

Kedua situs pendukung twitter dan social media lainnya ini menyuguhkan beberapa pelayanan yang bisa dinikmati. Bisa dikatakan bahwa kedua situs ini memfasilitasi aspek freemium; ada versi free, dan ada juga versi premium jika berminat untuk mengupgrade pelayanan situs tersebut.

Jika dilihat dari versi free, Hootsuite berada diatas daripada Social Oomph. Untuk versi gratisan, Social Oomph tidak menyediakan fasilitas koneksi ke Facebook. Di situs tersebut hanya ada koneksi ke Twitter dan StatusNet. Sedangkan di Hootsuite sendiri, ada beberapa media jejaring social yang bisa dikoneksikan, meliputi wordpress , facebook, linkedin, dan lain-lainnya.

Bisa disimpulkan bahwa Social Oomph lebih bekerja ke segi teknisnya, sedangkan fasilitas Hootsuite lebih memanjakan pengguna dengan desain yang nyaman. Dalam artian, Hootsuite bukan hanya didesain untuk bekerja sebagai situs pengatur waktu untuk twitter, tetapi juga layaknya software lain seperti Tweetdeck, pengguna yang ingin update langsung bisa berlama-lama di depan layar computer.

No comments:

Post a Comment